Ubi Jalar yang Disengat Listrik Lebih Kaya Antioksidan

Sekelompok ilmuan mengklaim bahwa ubi jalar yang disengat listrik dapat meningkatkan kandungan antioksidan didalamnya. Selain itu kandungan polifenolnya juga meningkat. Makanan ini sudah jelas kaya akan nutrisi.

Temuan baru ini disampaikan dalam acara National Meeting & Exposition of the American Chemical Society yang diselenggarakan di Philadelphia minggu ini. Sebuah tim penelitian dari Jepang mengatakan kepada peserta, bahwa ubi jalar yang telah dilewati arus listrik kandungan polifenol didalamnya meningkat hingga 60 persen.

Sedangkan kandungan antioksidannya meningkat hingga tujuh kali lipat lebih banyak dibandingkan kentang. Ubi yang dilewati arus listrik ini masih mentah atau belum melewati proses pemasakan.

Hasil temuan ini tentunya bisa berguna bagi masyarakat di seluruh dunia. Terutama untuk meningkatkan jumlah nutrisi pada sayuran, karena sayuran kini telah menjadi makanan pokok kebanyakan orang. Sekitar 95 persen negara berkembang mengonsumsi makanan bergizi setiap harinya, dan masalah kekurangan gizipun kini semakin serius.

“Penemuan kami menawarkan cara untuk lebih meningkatkan peran ubi jalar dalam mengurangi kelaparan dan meningkatkan gizi dan kesehatan pada masyarakat,” ujar ketua penelitian ini yaitu Kazunori Hironaka, dalam acara tersebut.

Sengatan listrik ini adalah cara yang murah dan sederhana untuk membuat ubi jalar bertambah kandungan antioksidannya. Para ilmuan juga mengusulkan, cara ini bisa diterapkan pada petani kecil yang mendistribusikan bahan makanan. Makanan lain yang kaya antioksidan ada pada plum kering, apel, aprikot, okra dan makanan lainnya. 

Sumber : Detikfood.com

0 Response to "Ubi Jalar yang Disengat Listrik Lebih Kaya Antioksidan"

Posting Komentar