Andrew Profesor penyuka Dangdut

Dengan fasih, Andrew menyanyikan lagu yang dipopulerkan oleh Mansyur S. Saat sang pemilik lagu naik ke panggung, spontan ia duet sambil berjoget. Andrew Weintraub bukan sembarang penikmat dangdut. Ia adalah profesor etnomusicology dari University of Pittsburg, Amerika Serikat, yang pertama kali datang ke Indonesia pada 1985 untuk belajar kebudayaan Sunda, termasuk gamelan.

Setelah mendapat beasiswa untuk meneliti musik dangdut yang menarik perhatiannya, tahun 2005 bapak satu anak ini kembali datang ke Indonesia dan tinggal selama enam bulan untuk meneliti. Hasil penelitian Andrew kemudian dikemas dalam buku berjudul Dangdut Stories yang diterbitkan di AS pada 2010. Buku ini berisi sejarah, telaah melodi, birama, lirik, dan aransemen beberapa lagu perwakilan masing-masing era dan daerah asal.

Kini, Dangdut Stories juga digunakan sebagai buku acuan oleh mahasiswa di Inggris, Prancis, Jerman, dan Australia. Atas undangan Andrew pula, mulai tahun 2008 beberapa artis dangdut Indonesia berkesempatan tampil di AS. Rhoma Irama sebagai tokoh yang mengembangkan musik dangdut di Indonesia mengaku kagum dengan isi buku ini.

Kecintaan Andrew pada dangdut tak sekulit ari. Di kota tempat tinggalnya di AS, ia juga memiliki grup dangdut Cowboys, beranggotakan enam orang yang terdiri dari dua profesor, mahasiswa doktoral, dan musisi lokal yang kerap tampil di acara-acara kampus.

Kini di sela upayanya memperkenalkan musik dangdut lebih luas lagi, Andrew mendukung Persatuan Artis Musik Melayu Dangdut Indonesia dalam memperjuangkan musik dangdut sebagai warisan budaya Indonesia yang diakui UNESCO.


Sumber : http://mersifm.com/

0 Response to "Andrew Profesor penyuka Dangdut"

Posting Komentar