Media Sosial Jadi Alat Prediksi Hasil Pilpres AS

Jejaring sosial diketahui efektif untuk digunakan dalam kegiatan politik. Selain menyuarakan pendapat dalam politik, jejaring sosial juga sudah digunakan sebagai media efektif dalam kampanye.

Tapi apakah percakapan di media sosial, seperti Facebook dan Twitter, dapat memprediksi kemenangan Barack Obama atau Mitt Romney dalam pemilihan Presiden Amerika Serikat?

Sebuah widget baru lalu dikembangkan oleh MPG Media Contacts untuk mengetahui ini. Widget ini berisi analisis dari berbagai jejaring sosial dan peringkat dari berbagai pesan berdasarkan berapa banyak orang-orang yang berinteraksi.
Kemudian widget itu akan membandingkan kata kunci yang digunakan dalam pesan untuk menemukan kesamaan di antara mereka. Sebuah algoritma bekerja untuk mengetahui kesan positif dan negatif dari masing-masing kandidat, dan bagaimana hal itu dapat diterjemahkan ke dalam suara pemilih.

Alat ini telah mengumpulkan data sejak awal Oktober, dan terus dilakukan update setiap empat jam sekali. Hasilnya, diketahui dukungan untuk Obama sempat turun drastis, setelah debat presiden pertama pada 3 Oktober lalu. Namun suara Obama kembali merayap naik sejak penanganan bencana badai Sandy yang dianggap baik.

Twitter juga telah mengembangkan alat yang menunjukkan aktivitas kampanye Barack Obama dan Mitt Romney di media sosial. Keterlibatan peta politik ini mengukur jumlah replies, retweets, dan favourites, yang didapat oleh setiap kandidat pada jejaring sosial.
Metode ini memungkinkan penggunanya untuk menyaring informasi dari setiap negara bagian dan topik pembicaraan.

Sementara Facebook telah bekerja sama dengan CNN untuk membuat visualisasi aktivitas real time pengguna Facebook mengenai pemilu.

Akankah media sosial bisa memprediksi secara benar? Kita lihat dalam beberapa jam mendatang. | Sumber: Mashable

0 Response to "Media Sosial Jadi Alat Prediksi Hasil Pilpres AS"

Posting Komentar