Punggung Tangan Ternyata Paling Banyak Kumannya

pangkalan bun - Tangan bisa diibaratkan sebagai kebun binatang kuman. Bagaimana tidak, setiap pekerjaan menggunakan tangan, mulai dari makan, memasak, mengetik hingga cebok atau membersihkan kotoran. Tapi ternyata bukan telapak tangan yang paling kotor melainkan punggung tangan. Kok bisa?

Tangan adalah salah satu media penyebaran kuman melalui suatu permukaan yang disentuh ke permukaan lainnya seperti tangan petugas medis ke pasien, atau dari ibu ke anaknya, atau menjadi infeksi pada diri sendiri.

Berdasarkan data Badan Kesehatan Dunia (WHO), tangan mengandung bakteri 39.000-4,6 juta CFU/cm2 yang berpotensi tinggi menyebabkan penyakit infeksi menular.

"Yang paling banyak (kuman) di punggung tangan. Kenapa? Karena tiap kali cuci tangan yang dicuci selalu telapak tangan sedangkan punggung tangan tertinggal," ujar Dr Anis Karuniawati, PhD, Sp.MK, Kepala Mikrobiologi Universitas Indonesia, dalam acara 'Simposium Ilmiah Teknologi Mutakhir sebagai Perlindungan dari Kuman', di Hotel Kempinski Jakarta, seperti ditulis pada Jumat (11/1/2013).

Selain itu, menurut Dr Anis jempol tangan juga seringkali terlupakan saat mencuci tangan atau pun tidak dicuci dengan bersih.

"Padahal jempol fungsinya 60 persen untuk bekerja," tambah Dr Anis.

Cuci tangan pakai sabun (CPTS) merupakan cara sederhana untuk mencegah berbagai penyakit terutama yang berkaitan dengan saluran napas dan cerna. Setidaknya ada 6 saat penting di mana orang harus mencuci tangan pakai sabun, yaitu:

1. Sebelum mengolah makanan
2. Sebelum makan
3. Setelah BAB (buang air besar)
4. Sebelum mengurus bayi dan menyusui
5. Setelah menceboki anak
6. Setelah memegang hewan

0 Response to "Punggung Tangan Ternyata Paling Banyak Kumannya"

Posting Komentar